Penyuluhan Mengenai Cara Memahami dan Mengenali Obat dengan Tepat dengan Cara 5-O Serta Pengenalan Profesi Apoteker pada Siswa/Siswi SMAN 2 Probolinggo
Penyuluhan Mengenai Cara Memahami dan Mengenali Obat dengan Tepat dengan Cara 5-O Serta Pengenalan Profesi Apoteker pada Siswa/Siswi SMAN 2 Probolinggo
Probolinggo, 12 Oktober 2021 – Tim dosen Fakultas Farmasi Universitas Jember melaksanakan kegiatan hilirisasi edukasi kefarmasian melalui program pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Penyuluhan Mengenai Cara Memahami dan Mengenali Obat dengan Tepat dengan Cara 5-O serta Pengenalan Profesi Apoteker” kepada siswa-siswi SMAN 2 Probolinggo. Kegiatan ini merupakan implementasi Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GEMA CERMAT) yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, sebagai bentuk hilirisasi kebijakan kesehatan nasional ke tingkat pelajar. Program dilaksanakan secara daring melalui Zoom dan diikuti oleh 30 peserta dengan antusiasme tinggi.
Kegiatan ini mengusung metode edukasi interaktif bertema PAHIT (Pahami dan Kenali Obat dengan Tepat) melalui pendekatan Tanya 5-O, yaitu menanyakan nama dan kandungan obat, khasiat, dosis, cara penggunaan, serta efek samping sebelum mengonsumsi obat. Selain meningkatkan literasi kesehatan untuk mencegah kesalahan swamedikasi, kegiatan ini juga menjadi sarana pengenalan peran apoteker sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2009 tentang Pekerjaan Kefarmasian. Edukasi diberikan oleh tim dosen yang terdiri dari apt. Endah Puspitasari, S.Farm., M.Sc., Dr. apt. Evi Umayah Ulfa, S.Si., M.Si., dan apt. Siti Muslichah, S.Si., M.Sc., dengan dukungan mahasiswa PSPA Fakultas Farmasi.
Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pretest dan posttest berbasis Google Form untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan, di mana 70% peserta memperoleh nilai ≥60 pada pretest dan meningkat menjadi 98% pada posttest. Diskusi interaktif yang berlangsung selama sesi tanya jawab menunjukkan tingginya rasa ingin tahu peserta terkait penggunaan obat yang benar dan peran apoteker dalam sistem pelayanan kesehatan. Hal ini menegaskan bahwa hilirisasi edukasi kefarmasian di kalangan pelajar sangat relevan untuk membangun budaya penggunaan obat yang rasional sejak dini.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Farmasi Universitas Jember menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan literasi kesehatan masyarakat serta memperkuat peran apoteker sebagai tenaga kesehatan yang strategis. Program ini tidak hanya menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga model hilirisasi edukasi kesehatan berbasis akademik yang dapat direplikasi di sekolah lain. Ke depan, kegiatan serupa akan terus dikembangkan sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan obat yang aman dan rasional.