CEAMED Universitas Jember Gelar Workshop Strategis Tingkatkan Proposal Hibah Riset Kolaborasi
CEAMED Universitas Jember Gelar Workshop Strategis Tingkatkan Proposal Hibah Riset Kolaborasi
Jember, 23 Mei 2025 – Center of Excellence of Agromedicine (CEAMED) Universitas Jember sukses menyelenggarakan Workshop Penyusunan Proposal Hibah Riset Kolaborasi pada tanggal 22 hingga 23 Mei 2025. Kegiatan yang diperuntukkan bagi para dosen dan peneliti di lingkungan CEAMED Universitas Jember ini bertujuan sebagai upaya capacity building untuk meningkatkan jumlah proposal hibah riset kolaborasi yang berhasil mendapatkan pendanaan. Workshop yang berlangsung selama dua hari tersebut dibuka secara resmi oleh Koordinator CEAMED Universitas Jember, Dr.rer.biol.hum. dr. Erma Sulistyaningsih, M.Si., GCert.AgHealthMed. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya riset kolaborasi sebagai strategi kunci dalam menghadapi tantangan kesehatan yang semakin kompleks dan membutuhkan pendekatan multidisiplin.
"Riset kolaborasi bukan sekadar tren, melainkan sebuah keniscayaan. Dengan berkolaborasi, kita dapat menggabungkan berbagai keahlian, sumber daya, dan perspektif untuk menghasilkan riset yang lebih komprehensif dan berdampak. CEAMED, sebagai pusat unggulan, harus menjadi pionir dalam membangun jejaring riset kolaboratif, baik di tingkat nasional maupun internasional. Workshop ini dirancang untuk membekali para peneliti kita dengan strategi jitu dalam menyusun proposal yang kompetitif dan layak mendapatkan hibah," ujar Dr. Erma. Workshop ini menghadirkan dua narasumber utama yang merupakan peneliti senior dengan rekam jejak gemilang dalam meraih pendanaan hibah riset kolaborasi. Kedua narasumber tersebut adalah:
Dr.rer.biol.hum. dr. Erma Sulistyaningsih, M.Si., GCert.AgHealthMed. , dosen Fakultas Kedokteran Universitas Jember sekaligus Koordinator CEAMED. Dengan pengalamannya yang luas dalam meraih berbagai hibah kolaborasi, beliau membagikan strategi membangun jejaring internasional serta menyusun proposal yang sesuai dengan standar hibah bergengsi.
Prof. Ns. Tantut Susanto, S.Kep., M.Kep, Sp.Kep.Kom, Ph.D. , dosen Fakultas Keperawatan Universitas Jember yang juga merupakan peneliti aktif CEAMED. Prof. Tantut, yang juga telah berkali-kali meraih pendanaan hibah riset kolaborasi, membagikan kiat-kiat praktis dalam mengidentifikasi skema hibah yang tepat, menyusun kerangka proposal yang kuat, serta membangun kemitraan yang produktif dengan peneliti dari institusi lain.
"Kunci utama dalam riset kolaborasi adalah membangun trust dan komunikasi yang efektif sejak awal. Kita harus mampu menunjukkan value yang kita bawa dalam sebuah konsorsium. Bukan hanya tentang 'saya butuh dana', tetapi 'saya punya kontribusi unik yang dapat memperkaya riset ini'. Hal itu yang selalu saya tekankan dalam setiap penyusunan proposal," ungkap Prof. Tantut saat menyampaikan materinya. Sementara itu, Dr. Erma menambahkan bahwa pengalaman dalam mengelola riset kolaborasi mengajarkan pentingnya fleksibilitas dan pemahaman lintas budaya. "Ketika berkolaborasi dengan peneliti dari negara lain, kita harus memahami perbedaan cara kerja, budaya riset, dan ekspektasi. Ini adalah soft skill yang tidak kalah pentingnya dengan kemampuan teknis dalam penyusunan proposal," ujarnya.
Suasana workshop berlangsung interaktif dengan metode penyampaian materi yang dikombinasikan dengan praktik langsung (hands-on). Para peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga langsung didampingi dalam menyusun draf proposal mereka, mulai dari penyusunan latar belakang, identifikasi masalah, hingga merancang metodologi kolaboratif dan menyusun anggaran yang realistis.
Salah satu peserta, [Sebutkan Nama Peserta Jika Ada], mengaku mendapatkan banyak manfaat dari kegiatan ini. "Selama ini saya sering kesulitan memulai proposal kolaborasi. Dari workshop ini, saya belajar bagaimana pendekatan awal ke calon mitra, bagaimana menyusun proposal yang mencerminkan kekuatan tim, dan tips menghadapi reviewer. Apalagi narasumbernya adalah peneliti-peneliti yang sudah berpengalaman, jadi tips yang diberikan sangat aplikatif," tuturnya.
Kegiatan dua hari ini ditutup dengan komitmen bersama untuk segera merealisasikan proposal yang telah dirancang selama workshop. CEAMED Universitas Jember berencana akan terus melakukan pendampingan intensif dan memfasilitasi para penelitinya untuk bertemu dengan mitra potensial, baik dari dalam maupun luar negeri, guna mewujudkan target peningkatan jumlah proposal hibah riset kolaborasi yang didanai.